Tampil Memukau di Hari Bahagia Anda dengan Baju Pengantin Terbaik

Budaya

10 Adat Jawa Pengantin Hijab yang Wajib Diketahui

3 menit

10 Adat Jawa Pengantin Hijab yang Wajib Diketahui

Pendahuluan

Jawa memiliki banyak adat dan tradisi yang masih dilestarikan sampai saat ini. Salah satu tradisi yang masih terjaga dengan baik adalah adat pernikahan Jawa. Saat ini, banyak calon pengantin Jawa yang memilih untuk mengenakan hijab. Karena itu, pada artikel ini akan dibahas 10 adat Jawa pengantin hijab yang wajib diketahui.

1. Siraman

adat jawa pengantin hijab siraman

Siraman merupakan salah satu rangkaian acara adat Jawa untuk calon pengantin yang dilakukan beberapa hari sebelum akad nikah. Dalam adat Jawa pengantin hijab, siraman dilakukan namun memiliki keunikan tersendiri. Calon pengantin perempuan yang mengenakan hijab akan disiram dengan air bunga oleh ibu, kakak, atau tetua wanita yang dianggap memiliki pengalaman hidup.

2. Midodareni

adat jawa pengantin hijab midodareni

Midodareni merupakan acara pertemuan antara kedua keluarga calon pengantin yang bertujuan untuk meningkatkan keakraban dan menyampaikan maksud serta tujuan pernikahan. Dalam adat Jawa pengantin hijab, calon pengantin perempuan mengenakan hijab yang berbeda dari warna kebaya yang dikenakan, dan bertujuan untuk memberikan kesan elegan dan cantik.

3. Ijab Qobul

adat jawa pengantin hijab ijab qobul

Ijab Qobul merupakan bagian paling penting dalam pernikahan dengan menyatakan janji suci dalam agama Islam. Calon pengantin perempuan yang mengenakan hijab akan menutupi seluruh tubuhnya dan menanggalkan hijabnya hanya pada saat ijab qobul yang disaksikan oleh dua orang saksi yang ditunjuk oleh penghulu.

4. Turun Ka-Mandi

adat jawa pengantin hijab turun ka mandi

Turun Ka-Mandi merupakan adat Jawa pengantin hijab yang bertujuan untuk membersihkan diri calon pengantin perempuan sebelum melangsungkan akad nikah. Calon pengantin perempuan akan dimandikan oleh beberapa orang wanita dengan menggunakan air bungambang serai dan berbagai macam bahan tradisional lainnya.

5. Sungkeman

adat jawa pengantin hijab sungkeman

Sungkeman merupakan adat Jawa pengantin hijab yang bertujuan untuk meminta restu dan memohon keselamatan kepada orang tua dan keluarga besar dari calon pengantin. Dalam adat Jawa, calon pengantin perempuan yang mengenakan hijab akan duduk di karpet dengan memegang tangan orang tua dan keluarga besar, kemudian merendahkan kepala sambil membungkuk sebagai bentuk penghormatan.

6. Pengajian dan Doa Bersama

adat jawa pengantin hijab pengajian doa bersama

Pengajian dan doa bersama dilakukan sebelum malam pertama. Adat Jawa pengantin hijab mempercayai bahwa dengan mengadakan pengajian dan doa bersama, calon pengantin akan mendapatkan keberkahan dan keselamatan dalam menjalankan hidup bersama. Calon pengantin perempuan yang mengenakan hijab akan duduk di samping calon pengantin pria dan menerima berbagai doa dan nasehat dari para tetua dan tamu undangan.

7. Malam Pertama

adat jawa pengantin hijab malam pertama

Malam pertama merupakan momen yang sangat dinantikan oleh setiap pengantin baru. Dalam adat Jawa pengantin hijab, malam pertama diisi dengan berbagai macam ritual yang memiliki tujuan untuk membersihkan diri dan melindungi diri dari segala macam gangguan. Calon pengantin perempuan yang mengenakan hijab akan menggunakan kain batik sebagai alas tidur, dan kedua tortoise shell sebagai penahan kepala.

8. Panggih

adat jawa pengantin hijab panggih

Panggih merupakan salah satu bagian dalam adat Jawa pengantin hijab yang dilakukan setelah ijab qobul. Panggih dikatakan sebagai saat dimana calon pengantin pria membawa calon pengantin perempuan untuk dipertemukan dengan keluarga dan kerabatnya. Calon pengantin perempuan mengenakan hijab berwarna merah sebagai tanda bahwa dirinya telah menjadi istri sah dari calon pengantin pria.

9. Kirab

adat jawa pengantin hijab kirab

Kirab dilakukan pada saat pernikahan setelah ijab qobul sebagai bentuk perayaan dan pemberitahuan kepada masyarakat bahwa telah terjadi pernikahan. Dalam adat Jawa pengantin hijab, calon pengantin perempuan mengenakan hijab yang berbeda dalam saat kirab untuk menunjukkan ke eleganannya.

10. Siraman Rasa Kepo

adat jawa pengantin hijab siraman rasa kepo

Siraman Rasa Kepo merupakan acara yang dilakukan setelah pernikahan dan bertujuan untuk menyegarkan kembali hubungan calon pengantin yang baru saja menikah. Dalam adat Jawa pengantin hijab, calon pengantin perempuan yang mengenakan hijab akan disiram dengan air bunga dan tertawa bersama suami untuk mengembalikan suasana bahagia setelah pernikahan.

Back to top