Pendahuluan

Pernikahan adalah momen yang membahagiakan bagi setiap pasangan. Saat pernikahan, setiap pasangan akan memilih baju yang cocok untuk dikenakan. Namun, tahukah Anda bahwa di Indonesia sendiri terdapat banyak keanekaragaman dan keunikan baju adat pernikahan yang bisa dipilih? Salah satunya adalah baju adat pernikahan sunda yang memiliki kekayaan budaya tersendiri.
1. Sejarah Baju Adat Pernikahan Sunda
Sebelum memperkenalkan baju adat pernikahan sunda, terlebih dahulu mari kita bahas sejarahnya. Kebudayaan sunda memang kaya akan adat istiadat dan budaya. Salah satu yang terkenal adalah busana atau baju adat yang dikenakan pada momen tertentu. Baju adat sunda sendiri dipengaruhi oleh banyak kebudayaan. Mulai dari India, China, Persia, Jawa, hingga Eropa.

Baju adat pernikahan sunda sendiri terdiri dari beberapa jenis yang biasa dipakai secara turun-temurun. Beberapa jenis baju adat pernikahan yang terkenal di Indonesia antara lain baju adat pengantin jawa, baju adat pengantin batak, baju adat pengantin betawi, hingga baju adat pengantin minang. Namun, baju adat pernikahan sunda memiliki ciri khas tersendiri.
2. Ciri Khas Baju Adat Pernikahan Sunda
Baju adat pernikahan sunda memiliki ciri khas tersendiri yang membedakannya dengan baju adat pernikahan daerah lainnya. Salah satu ciri khasnya adalah adanya warna merah pada baju pengantin wanita. Selain itu, baju pengantin wanita sunda dilengkapi dengan kemben serta kain batik yang terkenal indah dan memukau.

Sedangkan bagi pria, baju pengantin sunda terdiri dari kemeja putih, beskap, serta sarung bermotif khas sunda. Sarung tersebut dikenal dengan sebutan cipting. Selain itu, pria sunda yang akan mempelai akan menambahkan dodot atau kain yang disampirkan pada pundak dan dada.
3. Perkembangan Baju Adat Pernikahan Sunda Modern
Secara umum, baju adat pernikahan sunda masih digunakan hingga saat ini. Namun, banyak juga yang memadukan baju adat dengan desain modern sehingga terlihat lebih elegan dan modern. Salah satu desain yang populer adalah penggunaan kain tenun dalam baju adat.

Tidak hanya itu, banyak juga yang mengganti warna merah dengan warna lain yang lebih lembut seperti peach ataupun silver. Penggunaan kain songket atau sutera juga semakin populer dalam baju adat pernikahan sunda.
4. Kesimpulan
Penggunaan baju adat pernikahan sunda masih menjadi pilihan bagi banyak pasangan di Indonesia yang ingin memperkenalkan budaya Indonesia pada momen bahagia mereka. Meskipun banyak yang memadukan dengan desain modern, namun kekayaan budaya sunda dalam baju adat tetap terjaga. Baju adat pernikahan sunda juga menjadi satu di antara banyak kebudayaan yang harus dilestarikan dan dijaga dari kepunahan.

