Pernikahan adat Jawa memiliki karakteristik tersendiri, mulai dari upacara adat hingga busana pengantin tradisional yang digunakan. Salah satu busana yang selalu dipakai dalam upacara pernikahan Jawa adalah baju akad nikah Jawa. Busana tradisional ini memiliki motif dan warna yang khas, serta memberikan kesan anggun dan elegan pada pengantin wanita. Yuk, simak ulasan lengkap tentang baju akad nikah Jawa berikut ini!
Asal Usul Baju Akad Nikah Jawa
Baju akad nikah Jawa merupakan salah satu busana adat dari Jawa Tengah dan Jawa Timur khususnya. Busana ini terinspirasi dari pengaruh kebudayaan Hindu-Buddha pada masa lampau. Namun, busana ini baru benar-benar berkembang dan menjadi populer pada era keemasan kerajaan Majapahit.
Pada masa Majapahit, busana ini sudah digunakan sebagai pakaian pengantin. Pada masa itu, busana ini terbuat dari kain tebal yang bercorak dengan warna-warna merah, kuning, atau hijau. Selain itu, baju akad nikah Jawa juga memiliki hiasan seperti payet atau manik-manik untuk memperindah busana tersebut.
Ciri-ciri Baju Akad Nikah Jawa
Busana pernikahan tradisional Jawa memiliki ciri khas dengan motif atau corak kain yang menjadi ciri khas tiap daerah. Namun, secara umum, baju akad nikah Jawa memiliki ciri-ciri sebagai berikut:
- Warna Merah atau Marun: warna ini dipercaya sebagai simbol cinta dan keberuntungan dalam pernikahan.
- Kain Batik: kain batik menjadi bahan utama baju akad nikah Jawa yang dipakai oleh pengantin wanita.

Selain itu, baju akad nikah Jawa biasanya memiliki model kebaya yang dipercantik dengan payet, manik-manik, atau sulaman. Bagian panggul kebaya juga diberi hiasan payet dan manik-manik.
Tips Memilih Baju Akad Nikah Jawa
Memilih baju akad nikah Jawa bukanlah perkara yang mudah. Berikut beberapa tips penting yang bisa membantu Anda dalam memilih baju akad nikah Jawa yang sesuai dengan keinginan Anda:
1. Menentukan Tema Pernikahan
Sebelum memilih baju akad nikah Jawa, pastikan Anda sudah menentukan tema pernikahan yang akan dijalankan. Tema pernikahan ini bisa digunakan sebagai pertimbangan dalam memilih warna dan motif baju akad nikah Jawa.
2. Sesuaikan dengan Bentuk Tubuh
Baju akad nikah Jawa yang baik adalah yang dapat menyesuaikan dengan bentuk tubuh Anda. Kebaya yang terlalu longgar atau ketat akan mengganggu penampilan Anda. Sebaiknya, pilihlah baju akad nikah Jawa yang nyaman digunakan dan cocok dengan bentuk tubuh Anda.
3. Memilih Bahan yang Nyaman
Pilihlah baju akad nikah Jawa yang terbuat dari bahan yang nyaman. Hindari bahan yang terlalu panas atau sulit menyerap keringat karena akan membuat Anda merasa tidak nyaman saat mengenakannya.

Kesimpulan
Baju akad nikah Jawa merupakan busana pernikahan tradisional yang elegan dan anggun. Busana ini cocok bagi Anda yang ingin menikmati keindahan pernikahan adat Jawa. Namun, agar penampilan Anda maksimal, sebaiknya sesuaikan busana akad nikah Jawa dengan bentuk tubuh dan tema pernikahan. Semoga ulasan ini bermanfaat bagi Anda yang sedang mempersiapkan pernikahan adat Jawa!
