Baju nikahan adat Jawa adalah busana tradisional yang dipakai pada moment pernikahan adat Jawa. Busana ini memiliki kelebihan dan keunikannya tersendiri untuk menunjang kecantikan dan pesona sang calon pengantin. Berbicara mengenai adat Jawa, Indonesia memang kaya akan kebudayaan yang mempesona serta menjadi destinasi wisata dunia. Tidak salah jika banyak orang penasaran dengan adat nikahan yang ada di Jawa serta busana yang menjadi daya tarik.
Sejarah Baju Nikahan Adat Jawa
Tidak terlepas dari pengaruh kerajaan-kerajaan besar di Jawa, baju nikahan adat Jawa memiliki sejarah yang panjang dan kaya. Pada masa kerajaan-kerajaan besar tersebut, busana ini dipakai pada acara pernikahan yang diadakan oleh raja dan putera-puterinya.
Bentuk baju nikahan adat Jawa bervariasi dari masa ke masa. Pada awalnya, baju nikahan adat Jawa terdiri dari kemben dan ikat pinggang dari kain perca, namun pada masa berikutnya kain tersebut lalu ditambahkan hingga menjadi busana yang lebih lengkap dan elegan.
Jenis-Jenis Baju Nikahan Adat Jawa
Berikut 20 model dan jenis dari baju nikahan adat Jawa:
1. Kebaya Kutubaru

Kebaya Kutubaru adalah model baju yang sudah ada sejak zaman penjajahan Belanda. Baju ini berasal dari kesenian Jawa yang dilengkapi dengan tambahan pita dibagian pundak, serta disulam dengan benang emas dan permata. Kebaya Kutubaru kerap diidentikan dengan keanggunan dan kemilau yang mempesona.
2. Kebaya Encim

Jenis busana yang satu ini memiliki ciri khas yaitu kemeja panjang yang padat dengan corak kain batik atau tradisional lainnya, rok lebar yang agak meruncing serta variasi hijabnya yang beragam. Kebaya Encim biasanya dipakai oleh para calon pengantin karena memberi kesan kalem dan cantik.
3. Kebaya Jawa Solo

Kebaya Jawa Solo memiliki ciri khas kemeja atau blus dengan kerah bulat yang dipadukan dengan rok panjang yang lebar berbahan sutra atau songket. Busana ini memberi kesan cantik dan anggun.
4. Kebaya Jawa Yogyakarta

Kebaya Jawa Yogyakarta memiliki model yang lebih simpel berasal dari pengaruh bangsawan Mataram di Jawa. Ciri khas busana ini adalah kerah dengan aksen bordir, motif batik khas Kraton Yogyakarta, serta dilengkapi dengan dodot atau kain bercorak khas Yogyakarta.
5. Kebaya Teluk Belanga Palembang

Kebaya Teluk Belanga Palembang adalah busana adat Palembang yang terbuat dari kain brokat, sutra atau katun. Modelnya begitu cantik dan menggunakan aksen kain yang unik pada bagian bawah kebaya.
6. Kebaya Kutu Baru Modern

Kebaya Kutu Baru Modern adalah kombinasi antara kebaya kutubaru tradisional dan gaya modern yang trendi saat ini. Busana ini biasanya dipadukan dengan aksen yang simple dan tidak terlalu berlebihan.
7. Kebaya Hijab Modern

Tak ingin kalah dengan zaman, kebaya hijab turut mereka di kancah busana pernikahan. Kebaya hijab modern biasanya memadukan bahan satin, lace, motif bunga, dan pernak-pernik yang cantik.
8. Baju Pengantin Jawa Solo

Baju Pengantin Jawa Solo memiliki model yang begitu istimewa dan terdiri dari bahan dasar yang elegan seperti kain songket, satin, atau sutra. Sering kali pada bagian dada dan pinggang dihiasi dengan kerawang atau hiasan payet yang cantik.
9. Baju Pengantin Jawa Yogyakarta

Baju Pengantin Jawa Yogyakarta memiliki model yang tidak kalah menarik dengan baju pengantin dari daerah Jawa lainnya. Ciri khasnya yaitu dodot, jelbab khas Jogja dan kebaya dengan hiasan kerawang atau bordir yang menyeluruh hingga ke roknya.
10. Baju Pengantin Jawa Tengah
Baju Pengantin Jawa Tengah dapat disebut sebagai gabungan dari beberapa daerah di Jawa Tengah. Terdapat beberapa busana seperti kemben, kain baduk, jarik dan sangat sederhana dan simpel serta penuh dengan nilai-nilai budaya Jawa Tengah.
Tips Memilih Baju Nikahan Adat Jawa yang Elegan dan Modern
Tidak hanya terdiri dari model dan jenis, pilihan warna dan bahan pada baju nikahan adat Jawa pun turut menunjang cantik dan anggunnya calon pengantin. Berikut tips memilih baju nikahan adat Jawa yang elegan dan modern:
1. Pilih Bahan yang Nyaman

Bahan kain yang nyaman akan membuatmu lebih leluasa dalam menari serta bergerak. Gunakanlah baju nikahan adat Jawa yang terbuat dari bahan yang nyaman menurutmu. Beberapa bahan yang seringkali digunakan yaitu sutra, songket, dan satin.
2. Sesuaikan dengan Tema Pernikahan

Pilihlah baju nikahan adat Jawa yang sesuai dengan tema pernikahan. Baju pengantin harus mencerminkan tentang dirimu dan pasanganmu. Pastikan warna serta bahan baju pengantin kamu dan pasangan sesuai dengan tema yang kamu inginkan.
3. Konsultasikan dengan Desainer atau Penjahit

Jika merasa kesulitan atau bingung dalam memilih baju pengantin, konsultasikanlah dengan desainer atau penjahit. Mereka akan membantumu dalam memilih baju pengantin serta memberi tahu cara terbaik agar kamu dan pasanganmu terlihat berbeda dan terlihat lebih cantik serta elegan
Kesimpulan
Baju nikahan adat Jawa mempesona dan menjadi daya tarik pada momen pernikahan adat Jawa. Terdapat banyak jenis dan bentuk baju nikahan adat Jawa yang dapat kamu pilih, dari yang tradisional hingga modern. Dengan menggunakan baju nikahan adat Jawa yang tepat, kamu dan pasanganmu akan terlihat lebih cantik dan anggun pada hari bahagia pernikahanmu.
