Mengenal Baju Pengantin Adat Toraja
Toraja adalah salah satu suku di Sulawesi Selatan yang terkenal dengan tradisi adatnya yang masih sangat kental. Salah satu adat yang masih dilestarikan adalah pakaian adat Toraja, terutama saat pernikahan. Baju pengantin adat Toraja memiliki ciri khas yang sangat unik dan bermakna.
Biasanya, baju pengantin adat Toraja dikenakan pada saat upacara Ma’gandang atau pesta pernikahan. Baju pengantin ini terdiri dari beberapa bagian, seperti Kolonca, Bori-bori, dan Selendang. Mari kita bahas satu per satu.
Kolonca

Kolonca adalah bawahan dari baju pengantin adat Toraja. Baju ini memiliki potongan yang cukup kaku dan tebal, sehingga membuat pengantin terlihat lebih anggun dan mulia. Kolonca biasanya dikenakan dengan warna merah yang melambangkan keberanian dan kegembiraan.
Bori-bori

Bori-bori adalah baju atasan yang dikenakan di atas Kolonca. Bori-bori ini biasanya memiliki ornamen dan tambahan-tambahan yang membuatnya terlihat lebih mewah dan indah. Warna yang digunakan untuk baju Bori-bori biasanya putih, hijau, atau kuning, yang melambangkan kedamaian, kesuburan, dan kebahagiaan.
Selendang

Selendang adalah baju pelengkap yang dikenakan di bagian bahu dan dada. Selendang pada baju pengantin adat Toraja biasanya terbuat dari kain sutera dengan warna kuning atau putih. Selendang tersebut melambangkan kejujuran, kesucian, dan kegembiraan.
Makna Baju Pengantin Adat Toraja
Tidak hanya memiliki tampilan yang indah dan unik, baju pengantin adat Toraja juga memiliki makna yang sangat bermakna. Pilihan warna yang digunakan pada baju tersebut memiliki arti tersendiri. Selain itu, ornamen yang ada pada baju pengantin adat Toraja juga memiliki makna yang sangat penting.
- Warna merah pada bawahan Kolonca melambangkan keberanian dan semangat dalam memulai hidup baru
- Warna hijau pada baju atasan Bori-bori melambangkan kesuburan dan kehidupan yang makmur
- Warna kuning pada selendang melambangkan kejujuran, kesucian, dan kebahagiaan
- Ornamen pada baju pengantin adat Toraja melambangkan kekayaan dan kebesaran keluarga
- Letak ornamen pada baju pengantin adat Toraja juga memiliki makna tertentu, seperti ornamen pada bagian depan bawah baju melambangkan keturunan dan nasib baik, sedangkan ornamen pada bagian dada melambangkan keberanian dan kejantanan
Kesimpulan
Baju pengantin adat Toraja memang sangat unik dan bermakna. Pilihan warna pada baju tersebut memiliki arti dan makna tersendiri, begitu juga dengan ornamen-ornamen yang ada pada baju tersebut. Penggunaan baju pengantin adat Toraja pada saat pernikahan diharapkan dapat meningkatkan rasa cinta dan rasa kebersamaan dalam keluarga Toraja. Semoga dengan tetap mempertahankan tradisi adat, keunikan yang dimiliki oleh suku Toraja akan tetap terjaga dan dilestarikan hingga zaman modern ini.





