Pendahuluan

Kebaya Keluarga Pengantin adalah pakaian tradisional Indonesia yang digunakan dalam acara pernikahan. Kebaya menjadi salah satu pilihan gaun yang sering digunakan oleh keluarga pengantin di Indonesia. Gaun ini sangat terkenal karena keindahannya dan nilai sejarahnya. Mataram, Yogyakarta, Solo, Batik, dan Jawa kian menampilkan penampilan Kebaya dalam bentuk yang lebih modern dan fazilitas produksi yang terus mengejutkan.
Sejarah Kebaya Keluarga Pengantin
Kebaya berasal dari bahasa Jawa, yaitu ka bayah, yang berarti baju. Menurut beberapa sumber, pakaian Kebaya sudah ada sejak abad ke-15 pada zaman Kerajaan Majapahit. Kebaya pada saat itu sering digunakan oleh kalangan istana dan keluarga bangsawan.
Kebaya dibuat dari kain tenun tradisional khas Indonesia seperti batik, songket, atau brokat yang dihiasi dengan bordir, sulaman, atau payet. Pada zaman dahulu, motif-motif yang digunakan pada Kebaya melambangkan status sosial dan kedudukan pada masyarakat.
Peran Kebaya dalam Pernikahan
Kebaya Keluarga Pengantin senantiasa menjadi salah satu pilihan pakaian tradisional untuk acara pernikahan. Kebaya biasanya dipadukan dengan kain batik atau songket. Kebaya sering digunakan oleh keluarga pengantin pada saat pernikahan sekaligus sebagai simbol pemersatu dua keluarga.
Keluarga pengantin wanita biasanya menggunakan kebaya dengan variasi warna yang serasi dengan gaun pengantin mereka. Sedangkan keluarga pengantin pria mengenakan batik atau kemeja lengan panjang dengan warna yang senada dengan Kebaya.

Jenis-jenis Kebaya Keluarga Pengantin
Ada beberapa jenis Kebaya Keluarga Pengantin yang sering digunakan dalam acara pernikahan di Indonesia. Berikut adalah beberapa jenis Kebaya tersebut:
1. Kebaya Encim
Kebaya Encim adalah jenis Kebaya yang berasal dari China dan dibawa oleh para keturunan Cina yang bermukim di Indonesia pada masa lalu. Kebaya ini biasanya memiliki warna-warna cerah dan dihiasi dengan bordir serta sulaman yang rumit.
2. Kebaya Kutubaru
Kebaya Kutubaru adalah jenis Kebaya yang berasal dari Jawa Tengah dan Jawa Timur. Kebaya ini memiliki ciri khas dengan potongan yang lebih modern dan dipadukan dengan kain songket atau batik. Kebaya Kutubaru biasanya memiliki warna-warna cerah seperti merah, kuning, hijau, dan biru.
3. Kebaya Solo
Kebaya Solo adalah jenis Kebaya yang berasal dari Surakarta, Jawa Tengah. Kebaya Solo memiliki potongan yang simpel dan elegan serta dihiasi dengan payet atau sulaman. Kebaya ini biasanya memiliki warna-warna yang gelap seperti hitam, coklat, hijau, dan marun.
4. Kebaya Bali
Kebaya Bali adalah jenis Kebaya yang berasal dari Bali. Kebaya Bali memiliki ciri khas dengan hiasan batik dan renda yang sangat cantik. Kebaya ini biasanya digunakan dengan kain batik dan memiliki warna-warna yang cerah seperti merah, kuning, hijau, dan biru.
Cara Memilih Kebaya Keluarga Pengantin
Memilih Kebaya untuk acara pernikahan bukan hal yang mudah. Berikut adalah beberapa tips memilih Kebaya Keluarga Pengantin yang bisa Anda pertimbangkan:
- Sesuaikan warna Kebaya dengan gaun pengantin
- Sesuaikan model dan desain Kebaya dengan tema acara pernikahan
- Pilih Kebaya yang nyaman dipakai dan sesuai dengan bentuk tubuh Anda
- Jangan lupa untuk memadukan Kebaya dengan aksesoris yang sesuai seperti anting-anting, kalung, dan gelang
Kesimpulan
Kebaya Keluarga Pengantin merupakan pakaian tradisional Indonesia yang sangat cantik dan elegan. Kebaya biasanya dipilih oleh keluarga pengantin sebagai pakaian resmi dalam acara pernikahan. Dengan memilih Kebaya yang sesuai dengan tema pernikahan, warna dan model Kebaya yang cocok dengan Gaun Pengantin, maka Anda bisa mendapatkan penampilan yang memukau pada acara pernikahan Anda.
