Pendahuluan
Pakaian adat pengantin Jawa merupakan salah satu pakaian adat yang memiliki keunikan tersendiri. Terdapat banyak simbolik dalam pakaian adat pengantin Jawa yang sejatinya dapat memperkuat arti pernikahan itu sendiri. Pakaian adat pengantin Jawa identik dengan kombinasi warna yang unik, bahan kain yang berkualitas, hingga desain yang elegan dengan garis-garis yang khas pada pakaian tersebut.
Warna Pakaian Adat Pengantin Jawa
Warna yang digunakan pada pakaian adat pengantin Jawa dapat memiliki banyak arti simbolik. Warna keemasan (gold) pada pakaian adat yang dikenakan oleh pengantin wanita diartikan sebagai lambang kemakmuran dan kesuksesan. Sedangkan warna merah yang sering ditemukan pada pakaian adat pengantin Jawa diartikan sebagai lambang keberanian, semangat dan kemenangan.
Selain itu, terdapat juga warna putih yang sering digunakan pada pakaian adat pengantin Jawa. Warna putih diartikan sebagai lambang kemurnian dan kesucian. Warna hitam yang terkadang ditambahkan pada pakaian adat pengantin Jawa diartikan sebagai lambang kesedihan, namun tetap menghasilkan kesan elegan pada pakaian adat tersebut.
Bahan Kain Pakaian Adat Pengantin Jawa
Bahan kain yang umumnya digunakan pada pakaian adat pengantin Jawa yaitu songket atau batik. Keduanya menggunakan teknik tenun yang sangat rumit dan memakan waktu lama untuk diproses. Apabila dikombinasikan dengan motif bordir, maka penggunaan bahan kain tersebut akan menghasilkan tampilan pakaian adat pengantin Jawa yang sangat elegan dan mewah.

Desain Pakaian Adat Pengantin Jawa
Desain yang digunakan pada pakaian adat pengantin Jawa sangat berbeda dengan desain pakaian pernikahan pada umumnya. Hal ini dikarenakan adanya berbagai macam simbolik yang ingin ditampilkan pada pakaian adat pengantin Jawa. Andalan desain pakaian adat pengantin wanita yaitu garis-garis vertikal yang memiliki makna sebagai lambang kesuburan dan kebahagiaan dalam rumah tangga. Sedangkan untuk pakaian adat pengantin pria, ditemukan garis-garis horizontal yang memiliki makna sebagai lambang kesetiaan dan kepercayaan.
Tentu saja, selain garis-garis yang khas pada pakaian adat pengantin Jawa, terdapat juga berbagai macam ornamen yang digunakan pada pakaian tersebut. Ornamen-ornamen tersebut dapat berupa berlian, batu permata, atau hiasan bordir yang digunakan pada bagian kerah dan lengan.

Kesimpulan
Pakaian adat pengantin Jawa merupakan pakaian adat yang sangat unik dan memikat untuk diperhatikan. Selain itu, dengan adanya banyak simbolik pada pakaian adat pengantin Jawa, maka pasangan pengantin dapat melepaskan pesan-pesan penting untuk melambangkan arti dari sebuah pernikahan itu sendiri. Oleh karena itu, tidaklah mengherankan jika pakaian adat pengantin Jawa menjadi salah satu pakaian adat yang paling populer di Indonesia.
