Pengenalan Pakaian Adat Pengantin Sunda
Setiap wilayah di Indonesia memiliki keunikan masing-masing dalam budaya dan tradisi pernikahan yang dijalankan. Salah satunya adalah Sunda yang terkenal dengan pakaian adat pengantinnya yang indah dan elegan.
Pakaian adat pengantin Sunda memiliki beberapa jenis, di antaranya adalah kebaya, anteng, dan seprang. Ketiga jenis pakaian adat tersebut bisa kita lihat pada acara resepsi pernikahan. Banyak dari kita yang pasti penasaran dengan bentuk dan makna dari masing-masing jenis pakaian tersebut. Yuk, simak lebih lanjut!
1. Kebaya

Kebaya yang dikenakan oleh pengantin perempuan Sunda memiliki ciri khas pada bordiran dan hiasan manik-manik yang begitu indah dan detail. Tangan dan atau lengan dari kebaya banyak yang berupa kain transparan dengan motif batik atau songket. Bagian bawah kebaya juga banyak dilengkapi dengan lapisan kain polos yang agak tebal dan bawahannya melambai.
Selain itu, banyak juga kebaya yang dipadukan dengan kain tradisional Sunda yang diikat dengan rapat di pinggang. Biasanya kain tersebut berupa kain prada atau kain serat yang dihiasi dengan motif buah-buahan atau bunga-bunga. Pemilihan warna yang cerah seperti merah, kuning, atau hijau menjadi salah satu ciri khas dari kebaya pengantin Sunda.
Kebaya yang dipakai oleh pengantin perempuan Sunda ini sangat elegan dan cantik. Pilihan make up dan aksesoris juga menjadi perhatian khusus agar terlihat menawan pada hari pernikahan.
2. Anteng

Anteng adalah salah satu jenis baju adat pria dari Jawa Barat yang dipakai pada acara tertentu seperti pernikahan. Baju anteng memiliki bentuk baju kotak-kotak panjang dengan dua buah kancing depan di tengah yang berhias batik khas Sunda. Ciri khas lainnya adalah kerahnya yang tinggi dan beberapa ada yang berlengan panjang atau lengan pendek.
Bahan yang digunakan untuk membuat baju anteng biasanya berupa kain sutra atau kain cotton. Ada beberapa jenis baju anteng seperti anteng sandel, anteng sabuk, anteng gunting, anteng sepatu, dan anteng jarik. Pengantin pria akan lebih banyak memilih anteng jenis sandal yang dipadukan dengan kain batik atau kain songket tradisional Sunda.
3. Seprang
Seprang juga sering dijadikan pilihan pakaian adat pengantin pria Sunda. Seprang merupakan kain tradisional yang dibuat dari batik atau songket dengan bermacam-macam motif. Pakaian seprang terdiri dari dua kain yang diikatkan kecil di bagian depan di bawah dada.
Selain itu, pakaian seprang dilengkapi dengan keris atau sangkur yang dijadikan sebagai aksesoris untuk melengkapi penampilan pengantin pria. Pengantin pria Sunda biasanya memakai kain seprang yang jelita dan kain songket dengan warna-warna cerah seperti merah, hijau, atau kuning.
Penutup
Pakaian adat pengantin Sunda sangat menarik perhatian para tamu undangan. Bentuk dan warna yang cantik serta bermakna diharapkan dapat diteruskan oleh generasi yang akan datang dan tetap dijaga kelestariannya. Sudah siap tampil cantik dan ganteng dengan pakaian adat pengantin Sunda pada hari pernikahanmu?
