Tampil Memukau di Hari Bahagia Anda dengan Baju Pengantin Terbaik

Tradisi Pernikahan

5 Tradisi Unik dan Menarik Pada Acara Pengantin Adat Minang

3 menit

5 Tradisi Unik dan Menarik Pada Acara Pengantin Adat Minang

Pengantin Adat Minang: Budaya yang Dinamis dan Penuh Arti

pengantin adat minang

Pengantin adat Minang adalah salah satu perpaduan budaya yang menakjubkan di Indonesia. Budaya etnis Minangkabau yang kaya akan tradisi, nilai, dan keindahan seni, sangat terlihat saat acara pernikahan. Memperlihatkan adat kebiasaan dan adat minang yang masih dipertahankan dari generasi ke generasi.

Berbicara tentang pernikahan adat Minang, setidaknya ada 5 tradisi yang sangat menonjol dan unik. Mari kita simak ulasannya berikut ini!

1. Saluang Jo Dendang, Upacara Pemanggilan Pengantin Wanita

pengantin adat minang

Upacara Saluang Jo Dendang merupakan sebuah upacara tradisi yang dilakukan untuk memanggil pengantin wanita dan keluarganya pada saat akad nikah. Pada upacara ini , pengantin wanita akan dipanggil dengan iringan musik tradisional Minangkabau yang disebut dengan saluang dan gendang.

Seluruh keluarga pengantin wanita dan pengantin pria akan berkumpul dalam sebuah acara di rumah pengantin wanita, dan mereka akan memasuki area akad nikah bersama-sama. Selain itu, tari-tarian tradisional dan nyanyian juga menjadi bagian dari upacara ini.

2. Balimau Kasai, Acara Mandi-Mandi Pengantin

pengantin adat minang

Pada tradisi Balimau Kasai, pengantin akan mandi dengan air campuran bunga pandan dan nilam. Campuran tersebut dipercaya memiliki kekuatan untuk membersihkan tubuh dan memberikan wangi yang harum.

Namun, acara mandi-mandi pengantin ini bukanlah acara yang dilakukan sembarangan. Sebab, ada beberapa aturan dan tata cara yang harus diikuti saat acara Balimau Kasai.

3. Maanta Parihikan, Pesta Malam Sebelum Pernikahan

pengantin adat minang

Maanta Parihikan merupakan acara yang dilakukan pada malam sebelum pernikahan. Acara ini biasanya diadakan oleh pengantin wanita di rumah orang tuanya atau di rumah pengantin pria, dan dihadiri oleh kerabat dan sahabat dekat.

Selama acara tersebut, seluruh tamu undangan akan makan malam dan duduk berbincang-bincang dengan orang lain. Namun, pada saat yang sama, semua tamu juga akan menikmati tari-tarian dan nyanyian yang dipersembahkan oleh para penari dan musisi Minangkabau.

4. Adat Basandi Syarak, Adat dan Hukum yang Berbasis Agama

pengantin adat minang

Adat Basandi Syarak adalah sebuah konsep dalam budaya Minangkabau yang menggabungkan ajaran agama Islam dengan adat istiadat yang dianut oleh masyarakat Minangkabau. Konsep ini mengajarkan agar segala tindakan yang dilakukan mengikuti hukum agama dan adat yang berlaku.

Dalam pernikahan adat Minangkabau, konsep Adat Basandi Syarak sangat ditekankan. Pengantin harus mengikuti adat dan hukum yang berlaku secara Islami, serta memperhatikan etika dan sopan santun dalam pergaulan.

5. Rumah Gadang, Simbol Kekuasaan yang Menyatu dengan Adat

pengantin adat minang

Rumah Gadang merupakan simbol kekuasaan dan kekuatan dalam budaya Minangkabau. Rumah ini biasanya digunakan untuk tempat tinggal keluarga besar, dan menjadi pusat kebudayaan Minangkabau.

Dalam adat pernikahan Minangkabau, rumah gadang menjadi tempat yang sangat penting. Setelah acara pernikahan usai, pengantin akan membawa masuk kelambu - simbol kebersamaan pasangan - ke dalam rumah gadang. Hal ini menunjukkan bahwa pasangan telah membentuk satu keluarga dan tinggal bersama di dalam rumah gadang.

Setelah membaca ulasan di atas, dapat kita simpulkan bahwa pernikahan adat Minangkabau memiliki tradisi dan kebiasaan yang sangat kaya dan unik. Segala upacara dan adat yang dilakukan memiliki makna dan filosofi yang mendalam. Adapun bagaimana dengan Anda? Apakah Anda tertarik untuk mengetahui lebih dalam tentang adat istiadat Minangkabau?

Back to top